Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan

KOMPAS.com - Sebagai perusahaan perangkat lunak, Micorosoft mengklaim sudah mulai memahami pengguna dan sudah lebih terbuka dalam hal pengembangan perangkat lunaknya. Microsoft telah siap mendukung teknologi open source yang memungkinkan adanya kolaborasi dengan pengembang perangkat lunak yang lain. Tahun ini, untuk mendukung open source, Microsoft juga telah bekerja sama dengan berbagai komunitas Open Source.
Microsoft bergabung menjadi anggota komunitas-komunitas tersebut sehingga komunikasinya lebih terbuka
-- Gianugo Rabellino, Senior Director for Open Source Communities, Microsoft

Untuk membahas lebih lengkap tentang komunitas Open Source ini, KOMPAS.com berkesempatan mewawancara Gianugo Rabellino, Senior Director for Open Source Communities Microsoft di Shangri La Hotel, Jakarta, Rabu (16/10/2011).

Kompas.com: Tentang jabatan Anda, Senior Director for Open Source Communities Microsoft. Apakah ini berarti Microsoft membangun sebuah divisi khusus yang mengurusi open source?

Gianugo Rabellino: Microsoft beberapa tahun terakhir telah mengembangkan teknologi open source, namun kami tidak memiliki divisi khusus yang mengurusi open source. Semua teknisi tersebar di semua divisi seperti halnya dalam membangun sebuah perangkat lunak. Namun, kebanyakan mereka hanya mengurusi masalah teknis dan tidak punya waktu untuk saling mengkomunikasikan apa yang sedang dikembangkan.

Di situ lah peran saya sekarang. Saya menghubungkan berbagai informasi dari semua teknisi, mengumpulkannya untuk disampaikan kepada komunitas lain di luar Microsoft. Maka divisi yang saya kelola sekarang adalah khusus mengurusi tentang komunitas open source, bukan tentang open source secara teknis.

Sejak kapan Anda mengurusi komunitas open source ini dan sudah berapa lama? Apa program kerja yang Anda susun untuk mengembangkan komunitas ini?

Saya baru satu tahun bergabung dengan Microsoft tapi secara pribadi saya sudah belasan tahun berkecimpung di dunia teknologi open source sehingga saya tidak mengalami kesulitan untuk menjalaninya. Di komunitas open source Microsoft saya mengumpulkan berbagai informasi dari para teknisi Micorosoft dan membagikannya ke kalangan internal dan eksternal, yakni komunitas-komunitas lain di luar Microsoft.

Selama satu tahun terakhir saya juga sudah mengadakan pertemuan-pertemuan dengan berbagai komunitas open source di beberapa negara seperti Belanda, India, Russia, dan sekarang Indonesia, lalu selanjutnya saya akan ke Jepang dan beberapa negara Eropa. Selain itu, saya juga memberikan seminar-seminar di berbagai universitas dan mengurusi website www.codeplex.com.

Dengan adanya divisi khusus untuk komunitas open source, apakah ini berarti Microsoft ingin membuat komunitas open source baru?

Tidak seperti itu. Microsoft mengadakan berbagai pertemuan untuk menjalin hubungan yang baik dengan semua komunitas open source yang ada. Microsoft bergabung menjadi anggota komunitas-komunitas tersebut sehingga komunikasinya lebih terbuka.

Hingga saat ini, Microsoft sudah bergabung dengan komunitas mana saja?

Secara global Microsoft telah bergabung dengan komunitas Apache Qpid, Apache Hadoop, Apache Stonehedge. Eclipse, Open Pegasus, komunitas PHP, Samba Team, dan Linux.

Bagaimana pendapat komunitas-komunitas tersebut terhadap teknologi open source yang sekarang dikembangkan Microsoft?

Mereka menyambut baik, bahkan memikirkan kemungkinan-kemungkinan kerja sama secara formal untuk kepentingan bisnis.

Dari pertemuan dengan berbagai komunitas, apa yang menjadi perhatian utama Microsoft dalam mengembangkan open source ini?

Kami akan terus terbuka dan lebih terbuka, mendengarkan keinginan konsumen dan mencoba memberikan apa yang konsumen butuhkan. Salah satunya kami akan meluncurkan Micorosoft Cloud tahun depan, dengan didukung teknologi yang lebih terbuka seperti Java, PHP, Ruby, dan lainnya. Bahkan kami ingin membuat komputasi awan ini bisa berjalan di platform Windows dan Linux sekaligus.

Itu hanya salah satu contoh. Kami juga akan membangun standar-standar baku yang tepat bagi pengembangan komputasi awan bersama-sama komunitas open source yang lain, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan data bagi konsumen.


Sumber:Kompas Tekno

Baca Selengkapnya......


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sedang mengembangkan fitur yang memungkinkan ponsel sebagai alat pembayaran transaksi keuangan. Dengan fitur tersebut, pembayaran transaksi keuangan tidak lagi menggunakan uang tunai.

Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Muhammad Budi Setyawan menjelaskan fitur ini bahkan lebih maju dari hanya menggunakan e-money sebagai alat pembayaran transaksi keuangan.

"Fitur alat pembayaran di masa depan akan semakin maju, mulai dari e-money (uang modern) hingga fitur RFID yang bisa dilakukan melalui ponsel," ungkap Budi selepas pers conference di Bank Indonesia Jakarta, Senin (14/11/2011).

RFID (Radio Frequency Identification) adalah semacam pengganti barcode yang bertindak sebagai alat pembayaran atau bahkan bisa digunakan untuk kunci mobil.

Di dalam negeri, fitur ini sudah diadopsi pada angkutan umum untuk memperoleh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Perangkat tersebut dipasang dalam mobil. Saat ini masih dilakukan uji coba pada 3.000 unit kendaraan mikrolet di Jakarta sehingga melarang penggunaan premium bagi kendaraan "pelat hitam".

"Rencananya fitur ini akan diaplikasikan serentak di Jakarta tahun depan," jelasnya.

Ke depan, fitur ini bakal menggantikan e-money sebagai alat pembayaran transaksi keuangan. Jadi, untuk membayar transaksi, pengguna tinggal menaruh ponselnya pada mesin pembaca dan saldo pulsa akan terpotong sesuai transaksi pembayarannya. Rumornya, fitur ini juga bakal diaplikasikan pada iPhone, yaitu mengintegrasikan frekuensi radio ke iPhone. Namun sampai saat ini belum jelas kapan fitur tersebut akan diaplikasikan.

Sumber:Kompas tekno

Baca Selengkapnya......


Batas 160 karakter diciptakan oleh karyawan Deutsche Telekom.

Pengguna ponsel pasti tahu, kalau satu pesan di SMS terdiri dari 160 karakter. Namun, tak banyak yang mengetahui sejarah, bagaimana awal terciptanya batasan 160 karakter di SMStersebut.

Banyak teori yang menyebut tentang batasan 160 karakter. Namun, teori yang paling umum diketahui adalah batasan 160 karakter ini diciptakan oleh pengembang telekomunikasi dari Deutsche Telekom Jerman, Friedhelm Hillebrand.

Seperti dikutip dari blog Los Angeles Times, pada sebuah malam di tahun 1985, Hillebrand duduk di kamar rumahnya di Bonn sambil terus mengoceh dengan melontarkan sejumlah pernyataan dan pertanyaan. Saat itu, juru ketiknya diminta untuk mengetik setiap kata yang diucapkan Hillebrand.

Selesai mengoceh, Hillebrand kemudian menghitung huruf, angka, jeda huruf, tanda baca, serta spasi di tiap halaman yang ada. Ternyata, ketika itu Hillebrand menemukan, hampir setiap ocehan yang terdiri dari satu atau dua baris hampir terdiri dari 160 karakter.

"Ini sangat tepat," kata Hillebrand, yang saat itu berusia 45 tahun.

Saat itu, pakar telekomunikasi memang sedang mengembangkan untuk membuat standar adanya sebuah teknologi yang memungkinkan ponsel untuk mengirim dan menayangkan pesan tulisan.

Ide 160 karakter kemudian dicetuskan oleh Hillebrand bersama rekannya, Bernard Ghillebaert dari France Telecom, dalam pertemuan kelompok pengembang GSM di tahun 1985. Ide kedua orang itu kemudian menjadi semakin berkembang dan menjadi standar jumlah karakter dalam sebuah SMS.

Sebelum memulai penghitungan karakter itu, Hillebrand sendiri pernah berdebat dengan salah seorang teman mengenai manfaat pesan teks dalam komunikasi. "Teman saya menyebut itu tidak mungkin digunakan secara massal, tapi saya optimis," ucap Hillebrand.

Optimisme Hillebrand ternyata terbukti. Mungkin, saat ini pesan teks melalui SMS lebih banyak digunakan ketimbang telepon. Hillebrand pun tak pernah berpikir bahwa temuannya kini banyak digunakan anak muda di seluruh dunia untuk memutuskan pacarnya.

Namun, Hillebrand tidak memperoleh keuntungan finansial dari karya yang diciptakannya. Karena tak ada royalti dalam penciptaan sms. Jika dalam tiap SMS Hillbrand memperoleh uang, dia berpikir, "Itu tentu akan menyenangkan," tutur Hillebrand.

Namun, 160 karakter yang diciptakan Hillebrand ini kemudian semakin populer. Popularitasnya menjadi semakin terasa berkat seorang anak muda bernama Jack Dorsey yang menciptakan jejaring sosial bernama Twitter.

Twitter kemudian mengadaptasi karya Hillebrand ini menjadi 140 karakter untuk tiap tweet. Jack Dorsey tampaknya memahami 'jasa' Hillebrand. Dalam sebuah tweet, Jack Dorsey memasang link mengenai sejarah SMS yang merupakan jasa dari Hillebrand. Dalam tweet yang ada link tentang sejarah SMS itu, Dorsey mengakui pengaruh ciptaan Hillebrand dalam pembatasan 140 karakter di Twitter.

Sumber : Tekno VivaNewS




Baca Selengkapnya......

Lembaga Pertahanan AS di Pentagon mengembangkan sebuah robot mini yang bisa terbang untuk kegiatan mata-mata. Bentuknya mirip burung kolibri lengkap dengan sayapnya yang mengepak saat terbang sesuai namanya Nano Hummingbird. "Keberhasilan program ini membuka jalan bagi wahana terbang generasi baru dengan kemampuan dan bentuk menyerupai burung berukuran kecil," kata Todd Hlton, manajer program Hummingbird di Pentagon, seperti dilansir situs web Los Angeles Times, belum lama ini. Dengan bentuk yang seperti burung dan berukuran kecil, robot tersebut bisa melakukan manuver lebih lincah, bahkan mungkin menerobos jendela atau bertengger di kawat listrik. Bisa terbang vertikal, ke kanan, ke kiri, maju, dan mundur. Robot tersebut bisa terbang hingga kecepatan 17 kilometer per jam. Dirancang sebagai robot mata-mata, badannya dilengkapi kamera untuk merekam suasana sekitar. Bentangan sayapnya hanya 6,5 inci atau sekitar 18 cm dan beratnya cuma 19 gram atau lebih ringan dari sebuah baterai standar AA. Seringan itu sudah dengan mesin motor penggerak, sistem komunikasi, dan kamera video. Riset pembuatan robot tersebut menghabiskan waktu lima tahun sejak tahun 2006 dan dana sebesar 4 juta dollar AS. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), yang merupakan lembaga riset pertahanan milik Departemen Pertahanan AS, menggandeng Monrovia dan AeroVironment Inc. 


 Sumber : Kompas Tekno

Baca Selengkapnya......

Cuci uang alias money muling ditengarai akan menjadi fokus para penjahat cyber tahun ini. Begitu tercantum dalam laporan sekuriti tahunan 2010 Cisco. Apa itu money muling? Money muling adalah penipuan dengan mengajak korban mentransfer uang atau barang curian dari satu negara ke negara lain secara perorangan, kurir atau elektronik. Korban diajak membuka akun rekening bank atau memakai rekeningnya sendiri untuk mencuci uang. Kegiatan ini berskala internasional. Para penghasil uang ini termasuk malware mobile, dengan Zeus yang sudah diadaptasi untuk platform mobile dalam bentuk SymbOS/Zitmo.Altr (“Zitmo” untuk “Zus in the Mobile”). Trend lain yang dilaporkan Cisco adalah beralihnya serangan penjahat cyber dari PC Windows ke OS dan platform lain. Smartphone, tablet PC dan perangkat mobile jadi sasaran baru. “Sebelumnya pengguna merasa aman dengan menggunakan operation system non-Windows. Tapi kini tidak lagi. Meningkatnya jumlah pengguna non-Windows dan perangkat mobile membuatnya menjadi lebih menarik bagi para pelaku kejahatan cyber. Cara terbaik untuk menghadapi tren baru ini adalah antisipasi dan selalu waspada,” kata Arthur Siahaan (System Engineer Director, Cisco Indonesia) dalam rilis persnya. 

Sumber : Pc Plus

Baca Selengkapnya......